Bukan Salah Messi Barcelona Terdepak

Bukan Salah Messi Barcelona Terdepak

Bukan Salah Messi Barcelona Terdepak

Bukan Salah Messi Barcelona Terdepak

Dunia4d2 Sabung Ayam – Sergio Busquets enggan menyalahkan Lionel Messi atas terdepaknya Barcelona dari ajang Copa del Rey 2019/20. Tim berjuluk La Blaugrana itu takluk 0-1 dalam laga babak perempat final melawan Athletic Bilbao di Stadion San Mames, Jumat (7/2/2020).

Sebelum laga ini digelar, Messi berseteru dengan Eric Abidal. Akar dari permasalahan ini ialah ucapan Abidal bahwa para pemain Barcelona tak bekerja keras saat masih dilatih Ernesto Valverde.

Messi tak setuju dengan ucapan sosok yang menjabat sebagai Direktur Olahraga Barcelona tersebut. Messi menuding bahwa Abidal sebenarnya hanya mencari kambing hitam. Messi meminta manajemen fokus saja terhadap tugas di luar lapangan.

Situasi ini membikin suasana di Barcelona menjadi tak stabil. Namun, Busquets mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya tetap fokus terhadap aspek sepak bola, termasuk sebelum dan saat laga melawan Bilbao.

“Selama ini kami hanya fokus dengan sepak bola. Sebelumnya, kami menang 2-1 atas Levante. Hari ini bukan hari beruntung kami saja,” papar Busquets, dikutip dari Evening Standard.

“Ini merupakan hari yang menyedihkan untuk semua orang di tim. Kami tak ingin terdepak. Sekarang hanya tersisa dua kompetisi untuk kami. Semua orang marah, kami harus melangkah dan melakukan semuanya dengan benar,” lanjutnya.

Berbeda dengan musim lalu, mulai musim ini babak perempat final Copa del Rey hanya digelar satu putaran. Menyakitkan untuk Barcelona karena mereka terus menyerang di laga ini. Namun, malah Inaki Williams yang berhasil mencetak gol pada menit ke-93.

“Kami bisa saja lolos ke babak selanjutnya di format yang lama, tetapi ini Copa del Rey versi baru. Di momen krusial, kans kami melangkah ke babak selanjutnya lepas begitu saja,” ucap Busquets.

“Beginilah sepak bola. Kami mampu mengatasi lawan dengan baik, kami pula rela menderita, tetapi karena satu detail kecil, kami tersingkir,” tutup gelandang bertahan berusia 31 tahun itu.

Bagi Barcelona, ini pertama kalinya mereka gagal melangkah ke semifinal Copa del Rey sejak 2011. Kekalahan demikian harusnya bisa menjadi wake-up call untuk Barcelona supaya tak tergelincir di dua ajang tersisa.