Cristiano Ronaldo Sebut 4 Pemain MU yang Berjasa dalam Kariernya

Cristiano Ronaldo Sebut 4 Pemain MU yang Berjasa dalam Kariernya

Cristiano Ronaldo Sebut 4 Pemain MU yang Berjasa dalam Kariernya

Cristiano Ronaldo Sebut 4 Pemain MU yang Berjasa dalam Kariernya

Dunia4d2 Sabung Ayam – Cristiano Ronaldo tidak pernah melupakan jasa orang-orang yang telah membantunya. Beberapa waktu lalu, bintang Juventus itu sempat menghebohkan pemberitaan dunia karena ingin balas jasa.

Cristiano Ronaldo mencari tiga perempuan yang bekerja di sebuah restoran cepat saji. Salah satu perempuan yang dicari pemain Timnas Portugal itu bernama Paula Leca.

Saat masih kecil, Cristiano Ronaldo pernah dibantu oleh Paula Leca dan kawan-kawannya. Ronaldo kecil sering diberi burger untuk mengganjal perut setelah selesai bermain bola.

Saat kariernya telah berada di puncak, Ronaldo tak lantas lupa dengan penolongnya itu. Mantan pemain Manchester United itu disebut ingin berterima kasih dan mengembalikan sesuatu.

Cerita itu membuktikan Ronaldo tidak pernah melupakan orang-orang yang pernah berjasa padanya.

Hal tersebut kembali ia ungkapkan dalam sebuah wawancara bersama France Football beberapa waktu lalu. Cristiano Ronaldo bahkan tak segan menyebut empat pemain senior yang ikut campur dalam kesuksesan kariernya.

Dalam wawancara itu, Cristiano Ronaldo mengaku belajar banyak dari empat legenda Manchester United, yakni Ryan Giggs, Paul Scholes, Ruud van Nisterrooy, dan Rio Ferdinand

Pemain Cerdas

Masih menurut Cristiano Ronaldo, meniru artinya belajar. Hanya pesepak bola pandai yang bisa memanfaatkan peluang belajar dari pemain terbaik Manchester United kala itu.

“Jika Anda adalah orang cerdas maka Anda akan bisa mengambil pelajaran dari yang terbaik. Itulah yang saya lakukan di Manchester United, saya belajar dari Giggs, Scholes, Ferdinand. Jika Anda tidak belajar dari orang-orang ini, itu karena Anda bodoh,” ujar Ronaldo.

Meski demikian, Ronaldo membantah jika benar-benar meniru gaya empat legenda Setan Merah itu. Ronaldo mengklaim hanya mengambil yang terbaik dan mengolah hal baik itu sesuai porsinya.

“Tujuannya bukan untuk meniru, tetapi untuk mengambil yang terbaik, kemudian mengadaptasinya sesuai kemampuan diri sendiri. Itulah yang saya lakukan. Saya punya bakat, saya memperhatikan mereka